Operasi Patuh Anoa 2025 Berakhir, Kapolda: Pentingnya Edukasi Keselamatan dan Kepatuhan Berlalu Lintas

SOROTSULTRA.com, Kota Kendari-Kepolisian Daerah (Polda) Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) menggelar kegiatan pemusnahan ratusan knalpot brong hasil pelanggaran Operasi Patuh Anoa 2025. Selasa (29/7). 

Knalpot brong adalah knalpot yang dimodifikasi dengan menghilangkan atau memodifikasi bagian peredam suara (tabung atau partisi) sehingga menghasilkan suara yang lebih bising dan keras.

Penggunaan knalpot brong dilarang karena melanggar aturan lalu lintas dan dapat membahayakan, serta mengganggu ketertiban umum.

Kapolda Sultra, Irjen Pol. Didik Agung Widjanarko, S.IK., M.H., dalam sambutannya mengatakan, Polda Sultra berkomitmen menciptakan zero knalpot brong di bumi Anoa.

“Pemusnahan knalpot brong hari ini merupakan upaya Polda Sultra mewujudkan kesadaran dan kepatuhan masyarakat akan pentingnya keselamatan berlalu lintas,” ungkapnya.

Operasi Patuh Anoa 2025 telah digelar selama 14 hari, salah satu sasaran operasi adalah penggunaan knalpot brong, yang bertujuan mengurangi kebisingan di ruang publik. Sebanyak 734 knalpot brong berhasil diamankan selama operasi.

“Kenyamanan di ruang publik sangat penting. Selain itu, Operasi Patuh Anoa 2025 sebagai sarana edukasi kepada publik bahwa Polri hadir untuk memberikan kenyamanan dan ketertiban di tengah-tengah masyarakat,” ungkapnya menambahkan.

Baca Juga :  Komunitas PDK Gelar Kegiatan Donor Darah Perdana

Tak lupa jenderal Polisi bintang dua ini menyampaikan apresiasi dan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada semua pihak yang telah menyukseskan pelaksanaan operasi ini.

“Suksesnya Operasi Patuh Anoa 2025 berkat dukungan banyak pihak,” pungkasnya. (RED)

Komentar

Berita Terkait