oleh

Program Nasional Rehabilitasi Mangrove 10 Provinsi Dimulai dari Kendari

Kendari, Sorotsultra.com-Program rehabilitasi mangrove tingkat nasional pada 10 provinsi dimulai di Kota Kendari Provinsi Sulawesi Tenggara di momen Hari Pers Nasional (HPN) 2022.

Mewakili Menteri Kehutanan, Dirjen Perhutanan Sosial Bambang Suprianto menegaskan, penanaman 20.000 mangrove di Teluk Kendari merupakan bentuk komitmen nasional dan internasional untuk perubahan iklim.

“Program mangrove ini menjadi salah satu program Presiden Joko Widodo, sehingga program rehabilitasi 600.000 hektare (Ha) harus terealisasikan. Mangrove juga memiliki sejumlah manfaat, seperti manfaat ekonomi, ekologi dan iklim,” kata Bambang Suprianto. Rabu, 9/2/2022.

Menurutnya, momen Hari Pers Nasional 2022 di Kota Lulo, Kendari merupakan salah satu upaya memasyarakatkan kebiasaan menanam melalui program percepatan rehabilitasi mangrove di 10 provinsi termasuk Sulawesi Tenggara.

Tak lupa Bambang Suprianto meminta dukungan serta ucapan terimakasih kepada semua pihak dalam menyukseskan program rehabilitasi mangrove.

Pencanangan rehabilitasi mangrove ini diikuti sejumlah Duta Besar negara sahabat, 10 Gubernur dan Wali Kota Kendari sebagai tuan rumah serta ratusan mahasiswa dan siswa pencinta alam.

Baca Juga :  PWI Peduli Lingkungan, 20 Ribu Bibit Mangrove Siap Hijaukan Teluk Kendari di Momen HPN 2022

Dalam kegiatan ini sebanyak 20 ribu bibit mangrove disiapkan panitia untuk rehabilitasi mangrove di Teluk Kendari. Mangrove yang akan ditanam di kawasan ini terdiri dari empat jenis, salah satunya Sonneratia atau Pedada/Bogem. Jenis ini bisa diolah menjadi bahan makanan dan minuman. (RED)

Berita Terkait