SOROTSULTRA.com, Konawe-Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Konawe mendukung penuh upaya peningkatan kualitas wartawan melalui pelaksanaan Uji Kompetensi Wartawan (UKW) yang diinisiasi oleh Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Konawe. Selasa (5/5).
Dukungan tersebut disampaikan oleh Wakil Bupati Konawe, H. Syamsul Ibrahim, saat menghadiri pembukaan UKW yang digelar disalah satu hotel di Konawe, Senin (4/5/2026).
Syamsul Ibrahim menyampaikan, pemerintah daerah membuka ruang kerja sama dengan Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Konawe untuk menyelenggarakan UKW secara berkelanjutan, termasuk mendorong pelaksanaan UKW perdana kali ini.
“Pemerintah daerah sangat mendukung kinerja wartawan. Tanpa pers, kita tidak akan mendapatkan informasi yang akurat dan akuntabel,” ucapnya.
Ia juga menyinggung pentingnya peningkatan kapasitas wartawan, tidak hanya melalui UKW, tetapi juga melalui pendidikan formal.
“Wartawan tidak cukup hanya ikut UKW. Saya berharap insan pers juga terus melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi,” tambahnya.
Lebih jauh, Syamsul Ibrahim mengingatkan besarnya tanggung jawab moral yang melekat pada profesi jurnalis. Menurutnya, sebuah tulisan memiliki kekuatan besar, tidak hanya mampu mengangkat derajat seseorang, tetapi juga bisa merusak reputasi secara permanen.
“Jari dan tangan anda bisa membunuh karakter seseorang sampai akhir hayatnya. Inilah hebatnya profesi wartawan,” tegasnya.
Syamsul Ibrahim bilang, bahwa karya jurnalistik harus lahir dari pikiran yang jernih dan rasional, bukan dari emosi atau kepentingan pribadi.
“Kita boleh mati, tapi tulisan kita tidak akan pernah mati. Karena itu, pastikan setiap informasi yang disajikan benar-benar akurat dan dapat dipertanggungjawabkan,” paparnya.
Dalam kesempatan tersebut, Pemda Konawe juga menyatakan siap mendukung pelaksanaan UKW di masa mendatang serta mendorong peningkatan kualitas wartawan di daerah agar mampu bersaing secara profesional.
Sebagai bentuk dukungan terhadap kreativitas insan pers, pemerintah daerah juga berencana menggelar lomba karya jurnalistik pada peringatan HUT RI 17 Agustus maupun Hari Sumpah Pemuda.
Mengakhiri sambutannya, Syamsul Ibrahim mengingatkan pentingnya adaptasi dan integritas dalam dunia pers.
“Tidak berkembang sama dengan tersingkir. Jika tidak maju, kita akan tertinggal dan tergeser,” ujarnya.
Sementara itu, Ketua Panitia UKW yang juga Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Konawe, Muh Akib Ras, menjelaskan bahwa kegiatan UKW akan berlangsung selama dua hari, mulai 4 hingga 5 Mei 2026.
Ia menyampaikan apresiasi kepada tim penguji dari PWI Pusat dan Dewan Pers yang telah hadir di Konawe untuk menyukseskan kegiatan tersebut.
“UKW ini diikuti oleh wartawan dari media cetak, elektronik, dan online. Pesertanya tidak hanya dari Konawe, tetapi juga dari luar daerah,” jelasnya.
Adapun jumlah peserta yang mengikuti UKW terdiri dari 24 orang untuk jenjang muda dan lima orang untuk jenjang utama.
“Kami berharap seluruh peserta dapat mengikuti kegiatan ini dengan baik, menjunjung tinggi etika jurnalistik, serta menunjukkan profesionalisme sebagai insan pers,” pungkasnya. (RED)





Komentar