SOROTSULTRA.com, Buton Utara-Menjelang peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Kabupaten Buton Utara (Butur) yang ke-19, Aliansi Mahasiswa se-Kabupaten Buton Utara menyampaikan sikap kritis melalui gerakan turun ke jalan pada Selasa 30 Juni 2026, di Kota Kendari.
Gerakan tersebut sebagai bentuk tanggung jawab moral dan intelektual dalam mengawal arah pembangunan daerah. Momentum hari jadi daerah seharusnya tidak hanya diisi dengan rangkaian kegiatan seremonial, tetapi menjadi ruang refleksi yang jujur untuk mengevaluasi capaian pembangunan, kualitas pelayanan publik, serta komitmen pemerintah dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan yang transparan, akuntabel, partisipatif, dan berorientasi pada kesejahteraan masyarakat.
Sebuah daerah tidak dapat dikatakan maju hanya karena bertambah usia, melainkan ketika kemajuan tersebut benar-benar dirasakan oleh masyarakat melalui pembangunan yang merata, pelayanan publik yang berkualitas, serta pemerintahan yang mampu menjaga kepercayaan publik.
Aliansi Mahasiswa Butur menilai masih terdapat berbagai persoalan mendasar yang memerlukan perhatian dan penyelesaian secara serius. Salah satunya adalah pembangunan infrastruktur yang dinilai belum optimal.
Hingga saat ini, masih terdapat sejumlah ruas jalan yang mengalami kerusakan sehingga menghambat mobilitas masyarakat, distribusi hasil pertanian dan perikanan, aktivitas perdagangan, akses pendidikan, serta pelayanan kesehatan.
Kondisi tersebut menunjukkan bahwa pembangunan belum sepenuhnya menjawab kebutuhan masyarakat secara merata. Infrastruktur merupakan fondasi utama pembangunan daerah; karena itu, percepatan pembangunan dan pemeliharaan infrastruktur dasar harus menjadi prioritas pemerintah agar manfaat pembangunan dapat dirasakan secara adil oleh seluruh masyarakat Kabupaten Buton Utara.
Selain itu, Pemda harus memberikan perhatian terhadap kondisi pengelolaan pelabuhan sebagai salah satu simpul transportasi dan urat nadi perekonomian masyarakat Buton Utara. Pelabuhan memiliki fungsi strategis sebagai pintu masuk distribusi barang, mobilitas penumpang, serta penghubung aktivitas ekonomi antarwilayah.
Namun, faktanya terdapat pelabuhan yang belum didukung fasilitas yang memadai, sehingga berpotensi mengurangi kenyamanan, keselamatan, dan efisiensi pelayanan bagi masyarakat.
Pemerintah bersama instansi terkait diharapkan memberikan perhatian yang lebih besar terhadap penyediaan fasilitas dasar, peningkatan kualitas pelayanan, serta pengembangan infrastruktur pelabuhan agar mampu mendukung pertumbuhan ekonomi daerah secara berkelanjutan.
Mereka juga menyoroti pentingnya transparansi dalam pengelolaan Asrama Mahasiswa Buton Utara. Sebagai aset daerah yang dibangun untuk mendukung kebutuhan pendidikan mahasiswa asal Buton Utara, pengelolaan asrama harus dilaksanakan berdasarkan prinsip keterbukaan, profesionalitas, akuntabilitas, dan kepatuhan terhadap ketentuan hukum.
Masyarakat berhak mengetahui informasi mengenai status pengelolaan, legalitas, mekanisme pemanfaatan, hingga bentuk pertanggungjawaban administrasi maupun keuangan.
Keterbukaan tersebut merupakan bagian dari hak masyarakat atas informasi publik sekaligus menjadi instrumen penting dalam membangun kepercayaan terhadap penyelenggaraan pemerintahan.
Di sektor pendidikan, Aliansi Mahasiswa menilai bahwa pengelolaan program beasiswa daerah juga memerlukan transparansi yang lebih baik. Beasiswa merupakan investasi strategis dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia Kabupaten Buton Utara.
Oleh karena itu, seluruh proses penyelenggaraannya harus dilakukan secara objektif, terbuka, adil, dan dapat dipertanggungjawabkan.
Informasi mengenai mekanisme seleksi, persyaratan, kuota penerima, besaran anggaran, hingga realisasi penyaluran perlu disampaikan secara jelas kepada masyarakat sebagai bentuk akuntabilitas pemerintah dalam mengelola keuangan daerah.
Berbagai persoalan tersebut menjadi cerminan pentingnya penguatan tata kelola pemerintahan yang baik (good governance). Pemerintahan yang baik bukan hanya diukur dari kemampuan menyusun program dan mengalokasikan anggaran, tetapi juga dari keberhasilan mewujudkan transparansi, akuntabilitas, efektivitas, efisiensi, supremasi hukum, partisipasi masyarakat, dan pelayanan publik yang berkualitas.
Kepercayaan masyarakat terhadap pemerintah hanya dapat dibangun apabila setiap kebijakan dilaksanakan secara terbuka, setiap penggunaan anggaran dapat dipertanggungjawabkan, dan setiap kritik dijadikan sebagai bahan evaluasi untuk memperbaiki kualitas pelayanan kepada masyarakat.
Melalui aksi ini, Aliansi Mahasiswa se-Kabupaten Buton Utara menegaskan bahwa gerakan yang dilakukan merupakan bentuk kontrol sosial yang dijamin dalam negara demokrasi. Aspirasi disampaikan lahir dari kepedulian terhadap masa depan daerah dan harapan agar Kabupaten Buton Utara mampu berkembang menjadi daerah yang lebih maju, berdaya saing, dan berpihak pada kepentingan rakyat.
Mereka menegaskan kritik bukanlah bentuk permusuhan terhadap pemerintah, melainkan bagian dari partisipasi warga negara dalam mengawal penyelenggaraan pemerintahan agar tetap berada pada koridor hukum, transparansi, dan kepentingan publik.
Di tengah persiapan menyambut Hari Ulang Tahun Kabupaten Buton Utara yang ke-19, kami mengajak seluruh penyelenggara pemerintahan, lembaga legislatif, aparat pengawas, tokoh masyarakat, akademisi, dan seluruh elemen masyarakat untuk menjadikan momentum ini sebagai titik balik dalam membangun pemerintahan yang lebih terbuka dan bertanggung jawab.
Sudah saatnya perayaan hari jadi daerah diiringi dengan komitmen nyata untuk menyelesaikan persoalan pembangunan infrastruktur, meningkatkan kualitas pelayanan pelabuhan sebagai pusat aktivitas ekonomi masyarakat, memperkuat transparansi pengelolaan aset dan program pendidikan, serta mewujudkan tata kelola pemerintahan yang bersih dan akuntabel.
Dengan demikian, usia ke-19 Kabupaten Buton Utara tidak hanya menjadi simbol perjalanan waktu, tetapi menjadi awal dari perubahan nyata menuju daerah yang lebih maju, adil, sejahtera, dan berlandaskan prinsip pemerintahan yang baik demi sebesar-besarnya kesejahteraan masyarakat. (RED)






Komentar