SOROTSULTRA.com, Makassar-Pesawat ATR 400 milik Indonesia Air Transport, yang dilaporkan hilang kontak pada Sabtu, 17 Januari 2026. Komando Daerah Militer (Kodam) XIV/Hasanuddin kerahkan tim.
Pesawat yang mengangkut 11 orang, terdiri dari 8 awak dan 3 penumpang, tersebut hilang kontak di wilayah Kabupaten Maros, Sulawesi Selatan (Sulsel), dalam penerbangan dari Yogyakarta menuju Makassar.
Pangdam XIV/Hasanuddin, Mayjen TNI Bangun Nawoko di Makassar mengatakan, pihaknya telah mengerahkan tim heli Caracal AU.
“Tim heli Caracal sudah dikerahkan,” ujarnya. Sabtu (17/1/25).
Lebih lanjut jenderal bintang dua dipundak ini mengatakan, titik terakhir pesawat hilang kontak sudah bisa dimonitor.
“Hasil monitor titiknya berada di gunung Lapiho, Kecamatan Leang-leang, Kabupaten Maros, tanda awal sudah terlihat adanya api. Kalau kita kroscek apa yang dilaporkan masyarakat ada terdengar suara ledakan dan ada juga yang merekam ada titik api. Mudah-mudahan titik inilah yang menjadi lokasi jatuhnya pesawat ATR 400 itu. Hingga saat ini masih terus dilakukan pemantauan walaupun masih terhalang karena faktor cuaca, ada pergerakan awan menghalangi pandangan,” tambahnya.
Selain itu, kata Bangun Nawoko, pihaknya juga sudah mengarahkan tim darat yang dilakukan oleh jajaran Kodam Hasanuddin, Korps Pasukan Khas (Paskhas) dan jajaran Komando Cadangan Strategis Angkatan Darat (Kostrad).
“Harapan kita nanti setelah lokasi spesifik (eksak location) langsung akan membagi tim agar efektif dan efisien untuk pencarian,” imbuhnya. (RED)





Komentar