Gelar Rapat Persiapan Launching Koperasi Merah Putih Tingkat Nasional, Kadis Koperasi: Pentingnya Kolaborasi Lintas OPD

SOROTSULTRA.com, Kendari-Jelang peluncuran 80 ribu Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih se-Indonesia oleh Presiden RI Prabowo Subianto, yang rencananya akan dilakukan pekan depan, Senin (21/7/2025) dilakukan baik secara luring maupun daring (hybrid).

Demi suksesnya kegiatan tersebut, Kepala Dinas Koperasi dan UMKM Sulawesi Tenggara, La Ode Muhamad Shalihin bersama Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) Sultra, I Gede Panca, gelar rapat persiapan launching kelembagaan Koperasi Merah Putih, bertempat di Plaza Qubra Hotel, Kendari, Ahad (13/7).

Rapat ini digelar sebagai langkah koordinatif lintas sektor menjelang peluncuran nasional program strategis koperasi Merah Putih yang dipusatkan di Desa Napa, Kecamatan Mawasangka, Kabupaten Buton Tengah.

Peluncuran ini akan dilakukan secara serentak oleh Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, yang akan berdialog langsung secara virtual dengan kepala daerah dan pengurus koperasi dari 38 titik lokasi se-Indonesia.

Dalam rapat ini turut dihadiri perwakilan Biro Administrasi Pimpinan Setda Sultra, Koordinator Tenaga Pendamping Profesional Sultra, para pendamping desa, serta Satgas Koperasi UMKM Provinsi Sultra.

Baca Juga :  Presiden Prabowo Dorong Komisi Reformasi Polri Wujudkan Supremasi Hukum dan Keadilan

Kadis Koperasi dan UMKM Sultra, La Ode Muhamad Shalihin, menekankan pentingnya keterlibatan lintas OPD dalam menyukseskan program nasional ini.

“Dinas PMD tidak bisa dipisahkan dari proses pembentukan koperasi Merah Putih, mulai dari tahap mock up hingga kelembagaan dan operasional. Karena koperasi ini berbasis desa, maka peran pendamping desa dari Dinas PMD sangat vital, terlebih saat ini Dinas Koperasi belum memiliki pendamping sendiri,” ujarnya.

Pembentukan koperasi Merah Putih di bumi Anoa hampir rampung dengan progres capaian 99,7 persen. Untuk lokasi launching di Desa Napa telah ditinjau langsung oleh tim yang terdiri dari Kadis Koperasi, Kadis PMD, serta Satgas koperasi nasional di bawah komando Kemenko Pangan. Beberapa perbaikan fisik di lokasi pun sedang dilakukan untuk menyukseskan acara nasional tersebut.

“Launching ini bersifat nasional dan menjadi perhatian Presiden Prabowo. Dan Gubernur Sultra, Andi Sumangerukka dijadwalkan hadir langsung di lokasi acara. Satu lokasi mewakili satu provinsi dari total 38 provinsi se-Indonesia,” tambah Shalihin.

Sementara itu, Kadis PMD Sultra, I Gede Panca, selalu Sekretaris Satgas Provinsi, menjelaskan bahwa kegiatan launching koperasi Merah Putih ini berskala nasional dan akan melibatkan dialog langsung antara Presiden Prabowo dengan kepala daerah. Oleh karena itu, seluruh Satgas provinsi diwajibkan hadir, dan koordinasi lintas instansi terus diperkuat.

Baca Juga :  Bukannya Belajar, Sejumlah Siswa di Kota Kendari Malah Gasak Belasan Sepeda

Ia juga minta dukungan dari Biro Administrasi Pimpinan agar undangan resmi segera disiapkan serta menugaskan Dinas Kominfo Provinsi dan Kabupaten Buton Tengah untuk memperkuat sinyal di Desa Napa sebagai lokasi utama kegiatan.

Koperasi Merah Putih merupakan program strategis pemerintah untuk mengatasi ketimpangan ekonomi, memperkuat ekonomi lokal, memperpendek rantai pasok pangan, menciptakan lapangan kerja, serta menyediakan layanan esensial bagi masyarakat desa dan kelurahan. Program ini merupakan sinergi antar kementerian, BUMN, dan pemerintah daerah.

Sulawesi Tenggara termasuk provinsi yang progresif dalam implementasi program ini. Tercatat, hingga saat ini telah berhasil mendirikan sebanyak 2.285 unit koperasi yang terdiri atas 1.908 unit Koperasi Desa Merah Putih dan 377 unit koperasi Kelurahan Merah Putih. Selain itu, Sultra juga telah memiliki satu unit koperasi mock up Merah Putih yang ditetapkan di Desa Napa.

Desa Napa telah membentuk kelembagaan koperasi sejak 19 Mei 2025 melalui Musyawarah Desa Khusus (Musdessus) yang dihadiri 63 orang, dengan anggota koperasi sebanyak 31 orang, kepengurusan 7 orang, dan 3 pengawas yang dipilih langsung melalui rapat anggota. (RED)

Komentar