Hadiri Penamatan dan Wisuda Tahfidz Santri PPTQ Al-Mannan, Staf Ahli Wali Kota Berharap Lulusan Jadi Teladan Masyarakat

SOROTSULTRA.com, Kendari-Staf Ahli Bidang Pemerintahan, Hukum, dan Politik, Ir. Agus Salim, MS., menghadiri prosesi Haflah Akhirussanah dan Wisuda Tahfidz Al-Qur’an 2026 yang diselenggarakan oleh PPTQ Al-Mannan di Gedung Datraco Raya, Kelurahan Korumba, Senin (15/6/2026). Sebanyak 350 santri dan santriwati Pondok Pesantren Tahfidzul Qur’an (PPTQ) Al-Mannan di wisuda.

Mengusung tema “Mengakar dalam Iman, Bersinar dengan Al-Qur’an”, kegiatan ini menjadi momentum istimewa bagi para santri yang telah berhasil menyelesaikan pendidikan sekaligus menuntaskan hafalan Al-Qur’an sebagai bekal masa depan.

Dalam sambutannya, Agus Salim menyampaikan apresiasi tinggi dari Pemerintah Kota Kendari kepada para santri, orang tua, dan seluruh tenaga pendidik atas dedikasi mereka dalam mendukung keberhasilan proses pembelajaran. Ia menilai, pendidikan berbasis Al-Qur’an memiliki peran krusial dalam membentuk karakter generasi muda di tengah tantangan zaman.

“Atas nama Pemerintah Kota Kendari, kami mengucapkan selamat kepada seluruh santri yang diwisuda hari ini. Semoga ilmu dan hafalan Al-Qur’an yang diperoleh menjadi bekal kehidupan, membawa keberkahan, serta memberikan manfaat nyata bagi masyarakat,” ujar Agus Salim.

Baca Juga :  Pemkot Apresiasi Layanan E-Signature DPM PTSP Kota Kendari

Ia juga menegaskan bahwa Pemkot Kendari menaruh perhatian besar terhadap pengembangan pendidikan keagamaan. Langkah ini merupakan bagian strategis dari upaya daerah dalam membangun sumber daya manusia (SDM) yang unggul, tidak hanya cerdas secara intelektual tetapi juga kokoh secara moral dan spiritual.

Senada dengan hal tersebut, Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Sulawesi Tenggara, H. Mansur, S.Pd., MA., turut memuji kontribusi nyata PPTQ Al-Mannan dalam mencetak generasi penghafal Al-Qur’an di Sultra.

“Para hafidz dan hafidzah adalah aset berharga umat. Tugas selanjutnya adalah menjaga hafalan tersebut, mengamalkan isinya, dan menebarkan manfaat di tengah keluarga maupun lingkungan masyarakat,” tutur H. Mansur.

Prosesi penamatan yang berlangsung khidmat dan penuh haru ini diisi dengan lantunan ayat suci Al-Qur’an, penampilan bakat para santri, serta penyerahan penghargaan kepada wisudawan dan wisudawati yang sukses menyelesaikan hafalan mereka. (RED)

Komentar