oleh

KFC. Jetliner Berhasil Evakuasi WNA asal Amerika Serikat yang Kapalnya Terbakar di Selat Buton

Kendari, Sorotsultra.comKapal wisata Yatch Puti Raja yang berlayar dari Pelabuhan Yapale Pulau Misool Selatan, Kabupaten Raja Ampat menuju Pulau Sumbawa mengalami kebakaran hebat saat melintas di perairan Tobea Selat Buton. Senin, 19/4/2021 sekitar pukul 15.00 Wita.

Sedianya Kapal Yatch Puti Raja melakukan perjalanan dari Pelabuhan Yapale Pulau Misool menuju Sumbawa untuk melakukan docking atau pemeliharaan berkala. Namun naas di perairan Tobea, Kapal wisata tersebut mengalami kebakaran hebat hingga akhirnya karam.

Kepala Basarnas Kendari, Aris Sofingi, SE saat di konfirmasi Selasa, 20/4/2021 menjelaskan kronologi kebakaran Kapal wisata tersebut,  “Awalnya perwira jaga KFC. Jetliner mendengar ada distress signal atau panggilan marabahaya, maka perwira jaga langsung mengecek sumber panggilan marabahaya tersebut.  Setelah di cek panggilan tersebut berasal dari Kapal Yatch Puti Raja yang terbakar, dan berada di koordinat 04 35’ 998” S–122 46’ 647“ E (Selat Buton ) dengan jarak 5,5 NM (nautical mile) dari posisi KFC. Jetliner,” jelas Aris Sofingi.

Baca Juga :  Aksi Unjuk Rasa Tolak Kedatangan Gelombang II TKA Asal Tiongkok Kembali Berlangsung

Setelah memastikan titik koordinat kapal naas tersebut, Mualim I langsung melaporkan kepada Nahkoda, dan tepat pukul 17.25 Wita, Kapal Feri Cepat (KFC). Jetliner langsung bergerak menuju LKK (Lokasi Kejadian Kecelakaan) untuk melakukan bantuan SAR terhadap keempat penumpang kapal wisata Yatch Puti Raja.

Dengan menempuh perjalanan sekitar 20 menit menuju LKK, KFC. Jetliner akhirnya tiba di lokasi sekitar pukul 17.45 Wita dan langsung berkoordinasi dengan LCT Super 88 yang telah tiba lebih dahulu di lokasi kejadian, “Alhamdulillah tepat pukul 18.15 Wita proses evakuasi keempat penumpang Kapal Wisata Yatch Puti Raja berhasil di lakukan,” beber Aris.

Keempat korban terdiri dari, seorang pria berkebangsaan Amerika Serikat bernama Ken Wiedenhoeft (84). Tiga orang WNI, Josephine (67) seorang wanita sekaligus kapten dan pemilik kapal. Dua lainnya, Benny Raiwaki (56) dan Jalil Loji (33) berstatus sebagai kru mesin, semuanya berhasil menyelamatkan diri dengan terjun ke laut, sebelum di evakuasi.

Selanjutnya KFC. Jetliner membawa 4 orang korban menuju Pelabuhan Bungkutoko Kota Kendari untuk menjalani penanganan medis dari tim Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP) Kendari dan Biddokes Polda Sultra.

Baca Juga :  Nelayan Iwoimenda Tenggelam Diterjang Angin Kencang

“Pada pukul 00.29 Wita, ke empat orang korban langsung dirujuk ke RS. Bhayangkara Kendari, untuk mendapatkan penanganan medis lanjutan pasca insiden terbakarnya Kapal wisata Yatch Puti Raja,” pungkas Aris.

Adapun unsur yang terlibat dalam evakuasi Kapal wisata Yatch Puti Raja terdiri dari, Tim Rescue Kansar Kendari, KSOP Kendari, Kantor Kesehatan Pelabuhan Kendari, Biddokkes Polda Sultra, Lanal Kendari, PT. Pelni Kendari, PT. Pelindo Kendari. (RED)

Berita Terkait