SOROTSULTRA.com, Kolono Timur-Adanya tudingan miring terkait operasional SPBUN Fahri Pratama Energi di Desa Ngapawali, Kecamatan Kolono Timur, Kabupaten Konawe Selatan yang merugikan nelayan dan masyarakat setempat dipastikan tidak benar.
Seperti yang diungkapkan Rahmat Mahring salah satu nelayan yang membeli BBM di SPBUN Fahri Pratama Energi.
“Saya tidak pernah dirugikan oleh SPBUN Fahri Pratama Energi. Tudingan itu tidak benar,” jelasnya dengan lantang.
Dia mengatakan, sebelum beroperasi SPBUN Fahri Pratama Energi di Desa Ngapawali kami mengalami kesulitan membeli BBM Solar untuk pergi melaut.
“Alhamdulillah, kemudahan, harga Rp6.800 per liternya dan kualitas BBM yang dibutuhkan kami dapatkan di SPBUN Fahri Pratama Energi,” jelasnya bersyukur. Jumat (17/10).
Maka dari itu, Rahmat Mahring minta agar pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab tidak merusak sistem yang sudah berjalan dengan sangat baik ini.
“Kami sebagai masayarakat dan nelayan sangat terbantu dengan layananSolar di SPBUN Fahri Pratama Energi, baik itu BBM Solar maupun BBM Pertalite,” tukasnya.
Sementara itu, sopir angkutan umum antar kota, Adi Armawan, mengatakan, ia sangat terbantu mendapatkan BBM Pertalite di SPBUN Fahri Pratama Energi.
“Disini tidak antri, harga tetap sama Rp10.000 per liternya. Sementara di tempat lain kadang kita antri 1 jam bahkan terkadang habis BBM Pertalitenya,” pungkasnya. (RED)





Komentar