BPOM Kendari Imbau Masyarakat untuk Lebih Bijak Menggunakan Antibiotik

SOROTSULTRA.com, Kendari-Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) Provinsi Sulawesi Tenggara di Kendari mengimbau masyarakat agar lebih bijak menggunakan antibiotik.

Kepala Balai POM Kendari, Riyanto, S.Farm., Apt., M.Sc., saat ditemui Senin (22/9/25) mengajak masyarakat di bumi Anoa untuk lebih peduli terhadap penggunaan antibiotik.

“Penggunaan antibiotik tidak sesuai anjuran dapat mengakibatkan resistensi antibiotik. Jadi ketika diberikan antibiotik yang sama tidak bisa lagi sembuh, kalau pun dinaikkan lagi dosisnya maka akan resistensi lagi, sehingga penyakit tertentu bisa lebih parah karena resistensi tersebut,” ujarnya mengimbau.

BPOM Kendari secara berkelanjutan dan konsisten melakukan sosialisasi dengan berbagai pihak tentang penggunaan antibiotik.

“Sejauh ini BPOM telah berkoordinasi dengan pemerintah daerah kabupaten/kota. Tentunya Surat Edaran yang diterbitkan oleh Wali Kota Kendari sangat positif sesuai dengan Permenkes Nomor 28 Tahun 2021 tentang Pedoman Penggunaan Antibiotik,” ujarnya. 

Namun demikian, Riyanto menjelaskan, dalam pengamatan kami masih ada beberapa sarana yang masih bebas menjual antibiotik.

“Hasil pengawasan BPOM Kendari di tahun 2024-2025 ada data terkait apotek atau toko obat yang menjual antibiotik yang kami nilai belum berdasarkan ketentuan, sejauh ini kami sudah beri peringatan dan pembinaan. Sehingga dengan adanya Surat Edaran Wali Kota Kendari ini terhadap apotek dan toko obat yang masih bandel akan kita berikan peringatan yang lebih keras lagi,” ujarnya.

Baca Juga :  Ekspedisi Celebes 2017

Kami berharap kepada pelaku usaha apotek atau toko obat untuk benar-benar bijak menyerahkan antibiotik kepada masyarakat, betul-betul dikaji ada resep atau tidak.

“Masyarakat juga harus berhati-hati ketika mendapatkan obat antibiotik dari dokter, harus ditanya dengan detail penggunaannya seperti apa. Agar masyarakat minum obat untuk sembuh tapi menggunakan antibiotik biotik tidak sesuai malah parah dikemudian hari,” pungkasnya. (RED)

Komentar