Peduli UMKM, Meiyanti Maju Sebagai Caleg PKS Dapil II Konawe Selatan

Konawe Selatan, Sorotsultra.com-Situasi politik di Konawe Selatan khususnya Dapil II semakin ramai dengan kehadiran sosok perempuan cantik dan energik bernama Meiyanti, S.IP sebagai calon legislatif perempuan dari Partai Keadilan Sejahtera (PKS) dengan nomor urut 2.

Dengan membawa tagline kampanye, “Jelasji” Meiyanti, mengundang masyarakat Konawe Selatan untuk berpartisipasi aktif dalam membentuk masa depan yang lebih baik lagi dalam lima tahun mendatang di Konawe Selatan terkhusus dapil 2.

Partai Keadilan Sejahtera (PKS) sebagai kendaraan politiknya telah memberikan dukungan penuh kepada Meiyanti, S.IP dan mengakui dedikasi dan rekam jejaknya yang cemerlang yang ia rawat hingga kini.

PKS, sebagai partai yang mengusung semangat dan kesehjateraannya merasa memiliki visi dan nilai yang sejalan dengan komitmen Meiyanti.

Meiyanti sebagai seorang tokoh pemuda perempuan Konawe Selatan yang aktif di berbagai organisasi tentu punya kapasitas terbaik dan mumpuni untuk Konsel 5 tahun ke depan.

Sebelum Meiyanti terjun di dunia politik ia telah malang melintang aktif di pemberdayaan perempuan UMKM Indonesia bidang fashion dan pengurus KNPI Konawe Selatan sekaligus menjabat Sekertaris Komunitas Seni Budaya Tolaki Sulawesi Tenggara.

Baca Juga :  Sinkronisasi DTKS, Lurah Lalodati Libatkan LPM, Puskesos, Pendamping PKH dan RT/RW

Dalam wawancara eksklusif media ini, Meiyanti, mengatakan bahwa tagline yang digaungkan kepada masyarakat untuk membuktikan bahwa caleg milenial yang mewakili unsur pemuda dan perempuan semata-mata untuk berjuang mendorong pertumbuhan UMKM di Konawe Selatan.

“Saya sebagai caleg milenial menyadari bahwa permasalahan hari ini adanya tantangan bonus demografi karena kita ketahui di Konsel memiliki kelompok usia produktif yang jumlahnya sangat besar,” kata Meiyanti, Selasa (12/12/2023).

“Bonus demografi tersebut bisa saja menjadi peluang dan bisa saja menjadi masalah, kalau kelompok usia produktif memiliki ruang untuk mengapresiasikan dirinya hingga menjadi generasi yang produktif. Disisi lain akan menjadi masalah jika kondisi bonus demografi tersebut tidak di barengi dengan ruang yang cukup bagi aktualisasi diri generasi muda kita,” lanjutnya.

Ia menjelaskan, dengan majunya sebagai caleg yang mewakili unsur pemuda dan perempuan ini menjadi modal besar untuk membangkitkan semangat dan mendorong visi misi pemuda dalam memajukan UMKM.

“Mengapa harus kita dorong sektor UMKM karena jumlah usia produktif belum tentu terserap pada peluang kerja yang ada di Konawe Selatan, itu salah satu upaya saya untuk meningkatkan produktivitas pemuda dan juga menyelesaikan persoalan yang timbul dengan adanya bonus demografi yang dimana kita bisa membuka banyak ruang bagi pemuda,” papar Meiyanti.

Baca Juga :  Cuaca Ekstrem di Kolaka Timur, PLN Gerak Cepat Atasi Gangguan Pasokan Listrik, Andy Adchaminoerdin: Sudah Pulih 100 Persen

Meiyanti menjelaskan, sebagai orang yang pernah menjadi pengurus KNPI dan juga pengurus PP UMI Wilayah Sultra, dirinya berkomitmen untuk mendorong produktivitas kelompok pemuda dan perempuan.

“Maka, sebagai calon anggota legislatif jika nantinya terpilih saya akan memaksimalkan fungsi legislatif, fungsi bajeting dan fungsi kontrol untuk mendorong pertumbuhan UMKM bagi kelompok milenial di Konsel,” jelasnya.

Lebih lanjut, wanita yang energik dan ramah ini yang biasa disapa Tina Momina mengungkapkan bahwa dalam menjalankan fungsi sebagai anggota legislatif ia juga akan memastikan bahwa seluruh fungsi tersebut dijalankan dengan prinsip pro gender dan pro pemuda artinya, kebijakan atau anggaran yang di keluarkan pemerintah sedapat mungkin memprioritaskan kelompok pemuda dan lebih khusus bagi kelompok gender.

“Kehadiran saya sebagai caleg pada Pemilu 2024 mendatang untuk memastikan bahwa pemuda bukan lagi sebagai penyumbang suara di momen politik setiap lima tahun akan tetapi harus betul-betul menjadi subyek atas pembangunan di Kabupaten Konawe Selatan,” tutup Meiyanti. (RED)