SOROTSULTRA.com, Konkep-PT Gema Kreasi Perdana (GKP) kembali menunjukkan komitmennyakepada masyarakat Pulau Wawonii melalui program Corporate Social Responsibility (CSR) di bidang pendidikan secara konsisten dan berkelanjutan, meski aktivitas operasi produksi perusahaan saat ini tengah terhenti.
Pada akhir pekan kemarin Sabtu (15/11), perusahaan menyerahkan tiga unit komputer lengkap dan satu unit printer kepada SMAN 2 Wawonii Tenggara. Bantuan tersebut menjadi fasilitas komputer pertama yang dimiliki sekolah tersebut dan diharapkan dapat menjadi sarana penting untuk meningkatkan kualitas pembelajaran, terutama dalam literasi digital dan penguatan kompetensi akademik siswa.
Penyerahan dilakukan langsung oleh Departemen External Relations PT GKP, dan dihadiri oleh kepala sekolah, guru, dan ketua komite SMAN 2 Wawonii Tenggara, serta perwakilan masyarakat setempat.
Kepala Sekolah SMAN 2 Wawonii Tenggara, Jabal Nur, menyampaikan apresiasinya atas bantuan yang diberikan PT GKP. Menurutnya, perangkat komputerdan printer tersebut sangat membantu sekolah yang selama ini belum memiliki sarana teknologi informasi untuk mendukung proses belajar mengajar.
“Alhamdulillah, pada hari ini, telah diserahkan sebuah komputer dengan kelengkapan lainnya sepertiprinter, CPU, dan lain-lain. Ini juga merupakan salah satu kolaborasi mitra stakeholder sesuai visi misi sekolah. Bantuan ini sangat membantu bagi kami, terutama siswa-siswi dan Dewan Guru untuk kepentingan administrasi dan bagi siswa dalam menghadapi tes kemampuan akademik ke depannya,” ungkap Jabal Nur.
Apresiasi juga datang dari Ketua Komite SMAN 2 Wawonii Tenggara, Asman, yang melihat bantuan tersebut memiliki nilai strategis bagi pelayanan pendidikan dan perkembangan kemampuan siswa.
“Saya mengucapkan banyak terima kasih kepada PT GKP. Saya berharap kerja sama yang baik antara PT GKP dengan komite dan para guru dapat terus terwujud dan berkelanjutan,” ujarnya.
Dari sisi masyarakat, bantuan ini dipandang sebagai peluang penting bagi siswa yang selama ini hanya mengenal komputer melalui teori. Seperti yang diungkapkan tokoh masyarakat Desa Mosolo, Aderman, ia menilai bantuan ini sebagai langkah penting dalam membuka akses literasi digital bagi siswa yang sebelumnya hanya belajar teori komputer tanpa perangkat praktik langsung.
“Kami sangat berterima kasih kepada perushaan yang memberikan perangkat fasilitas penunjangpendidikan ini. Mudah-mudahan dengan bantuan tersebut, yang tadinya anak-anak hanya tahu teori saja, kini mereka di sekolah bisa belajar mengoperasikan komputer,” ucapnya.
Sementara itu, pihak perusahaan menegaskan bahwa sudah menjadi sebuah komitmen dalam menjalankan tanggung jawab sosial, meskipun operasional tambang belum kembali berjalan. Bagi PT GKP, kepercayaan masyarakat dan tanggung jawab pada pembangunan daerah adalah prioritas yang tidak boleh berhenti.
“Meskipun perusahaan sedang tidak berproduksi, komitmen kami terhadap masyarakat Wawonii tidak pernah kami hentikan. Bantuan fasilitas ini merupakan bagian kecil dari tanggung jawab kami dalam mendukung pendidikan dan peningkatan kualitas sumber daya manusia di Wawonii. Kami ingin memastikan bahwa program pemberdayaan dan CSR tetap berjalan nyata, bukan hanya kata-kata,” ujar Supervisor CSR PT GKP, Sahib. (RED)





Komentar