SOROTSULTRA.com, Kendari-Fakultas Kedokteran Universitas Halu Oleo (UHO) melaksanakan Program Kemitraan Masyarakat Internal bertajuk “Peningkatan Pengetahuan dan Keterampilan Penanganan Low Back Pain (LBP) bagi Kader Kesehatan di Kecamatan Kendari Barat, Kota Kendari, Sulawesi Tenggara Tahun 2025″, pada Selasa, 18 November 2025 di Aula Kantor Kecamatan Kendari Barat.
Program ini berfokus pada pemberian edukasi mengenai pencegahan Low Back Pain bagi kader kesehatan agar mampu memberikan informasi yang benar dan akurat kepada masyarakat.
Dalam sambutannya, Camat Kendari Barat, Asmara, S.I.P menyampaikan apresiasi kolaborasi UHO dalam rangka memperkuat kemampuan kader di tingkat komunitas.
“Edukasi pencegahan nyeri punggung bawah sangat penting, karena keluhan ini banyak dialami masyarakat. Dengan pengetahuan yang tepat, kader diharapkan mampu memberikan penyuluhan berbasis pencegahan kepada warga,” ujarnya.
Dalam kegiatan ini, materi penyuluhan disampaikan oleh dr. Satrio Wicaksono, M.Sc., Sp.N, selaku Ketua Pelaksana, dan didampingi dr. Ashaeryanto, M.MedEd., Sp.N. Adapun materi yang disampaikan menitikberatkan pada strategi pencegahan LBP melalui pemahaman dasar mengenai faktor risiko, kebiasaan sehari-hari yang memengaruhi kesehatan tulang belakang, dan prinsip edukasi kesehatan berbasis perubahan perilaku.
Menurut dr. Satrio, banyak kasus LBP dapat dicegah apabila masyarakat mendapatkan informasi yang benar.
“Kunci pencegahan Low Back Pain adalah edukasi. Kader harus memahami apa saja faktor yang memicu keluhan LBP, seperti postur tubuh yang tidak tepat, beban kerja fisik, hingga kurangnya aktivitas fisik. Dengan bekal pengetahuan tersebut, kader dapat mengedukasi masyarakat untuk memperbaiki kebiasaan sehari-hari,” jelasnya.
Ia menambahkan bahwa kader kesehatan berperan sebagai ujung tombak penyebaran informasi.

“Ketika kader menguasai konsep pencegahan LBP, mereka dapat membantu masyarakat melakukan langkah-langkah pencegahan yang sederhana namun efektif,” tuturnya.
Sementara itu, dr. Ashaeryanto menekankan pentingnya penyuluhan berbasis gaya hidup.
“Pendekatan edukasi berfokus pada perubahan perilaku, seperti menjaga postur tubuh, menghindari angkat beban berlebihan, serta meningkatkan aktivitas harian yang aman. Hal-hal sederhana ini memiliki dampak besar dalam mencegah keluhan LBP,” ujarnya.
Pelaksanaan kegiatan ini disambut baik Ketua TP-PKK Kecamatan Kendari Barat, Handriani, A, dalam penguatan kapasitas kader.
“Edukasi seperti ini sangat bermanfaat karena kader PKK dapat langsung menyampaikan informasi pencegahan LBP kepada keluarga dan lingkungan sekitar,” katanya.
Handriani berharap para peserta bisa meneruskan informasi yang telah diterima kepada masyarakat melalui kegiatan posyandu, PKK, maupun pertemuan kelompok lainnya.
“Program ini diharapkan menjadi langkah penting dalam menekan angka keluhan Low Back Pain di masyarakat, sekaligus memperkuat peran komunitas dalam upaya pencegahan penyakit berbasis gaya hidup,” ujarnya.
Kegiatan ini dilaksanakan oleh tim pengabdian Fakultas Kedokteran UHO yang terdiri dari dr. Satrio Wicaksono, M.Sc., Sp.N., Sufiah Asri Mulyawati, S.Si., M.Kes., dr. Ashaeryanto, M.MedEd., Sp.N., dr. Muhammad., Rustam HN, M.Kes., Sp.OT., Mariana Asmaningdiah APTTD, S.KM., M.Imun., Dewinta Nur Alvionita, S.Si., M.Si., Lindia Aksa., Izur fisabilillah. (RED)








Komentar