Ratusan Warga Wawonii Terdampak Penghentian Tambang

SOROTSULTRA.com, Konkep-Masyarakat Pulau Wawonii merasa sangat sedih karena PT Gema Kreasi Perdana (GKP) tidak diperbolehkan untuk melakukan Peninjauan Kembali (PK) oleh Mahkamah Agung (MA). Hal ini menyebabkan produksi tambang di wilayah tersebut berhenti total. Akibatnya, ratusan warga yang bergantung pada sektor tambang mengalami kesulitan ekonomi. Kamis, 6 November 2025.

Di sejumlah desa sekitar tambang, keadaan menjadi suram. Aktivitas ekonomi menurun drastis, lapangan pekerjaan hilang, dan kehidupan masyarakat melambat.

Lebih dari 500 karyawan lokal terdampak oleh penghentian tambang, belum lagi keluarga mereka yang juga tergantung pada operasi PT GKP. Selain itu, warga lain yang bergantung pada tambang juga merasakan dampaknya. Banyak dari mereka yang sekarang menghadapi PHK besar-besaran.

Tokoh masyarakat seperti Sulvan dari Desa Roko-Roko Raya dan Ibu Ma Anawia dari Desa Sukarela Jaya menyatakan kekecewaan mereka atas kehilangan pekerjaan dan harapan hidup. Mereka berharap agar pemerintah dan wakil rakyat dapat membantu mereka menemukan solusi atas kondisi sulit ini.

Dampaknya juga terasa di sektor usaha kecil dan menengah di desa sekitar tambang, seperti yang dirasakan oleh Jamadu, pemilik rumah kos dan warung makan di Desa Dompo-Dompo Jaya. Ia merasa kehilangan pelanggan karena sepi akibat berhentinya aktivitas tambang.

Baca Juga :  PT GKP Siapkan Strategi Water Management untuk Cegah Dampak Musim Hujan

Masyarakat Wawonii merasa khawatir akan masa depan mereka setelah berhentinya tambang. Mereka berharap ada solusi agar kehidupan mereka dapat membaik setelah kehilangan investasi dan tambang.

Pernyataan di atas mengungkapkan kekhawatiran masyarakat Wawonii terkait dampak kehadiran perusahaan di daerah mereka. Oleh karena itu, masyarakat Wawonii meminta bantuan dari Wakil Rakyat, Pemerintah Daerah, dan Pemerintah Pusat untuk mencari solusi yang adil tanpa harus terlibat dalam konflik atau perdebatan hukum.

Mereka hanya ingin diberikan kesempatan untuk kehidupan yang lebih baik di tanah kelahiran mereka tanpa harus merasa diabaikan atau tidak terdengar. Hal ini menunjukkan pentingnya partisipasi dan keterlibatan masyarakat dalam keputusan yang mempengaruhi kehidupan mereka. (RED)

Komentar