Disnaker Sultra Akan Gelar Job Fair, Khusus Pencari Kerja di Luar Negeri

SOROTSULTRA.com, Sultra-Dalam waktu dekat Pemerintah Provinsi Sulawesi Tenggara akan membuka bursa kerja yang dikemas dalam Job Fair 2025 melalui program semua mudah dapat kerja (SAMUDRA), khusus pencari kerja di luar negeri. Rabu (27/8).

Kepala Dinas Transmigrasi dan Tenaga Kerja  Sultra, Ali Haswandi, SE., M.Si., menjelaskan, pihaknya menggandeng sejumlah perusahaan.

“Pelaksanaan Job Fair tahun ini khusus membuka bursa kerja di luar negeri. Untuk itu, pihaknya menggandeng kementerian dalam hal ini Balai Pelatihan Perlindungan Pekerja Imigran Indonesia (BP3MI) Sultra yang akan digelar pada 2-4 September 2025 mendatang di Aula Kantor Disnaker Sultra,” ujarnya. Jumat (22/8).

“Ini salah satu bagian dari program Gubernur Sulawesi Tenggara, Andi Sumangerukka  dan Wakil Gubernur, Ir. Hugua, yakni ‘SAMUDRA’ semua mudah dapat kerja. Namun, Job Fair kali ini kita khususkan untuk bursa kerja di luar negeri,” ungkapnya.

Lebih lanjut dikatakannya, saat ini tercatat sudah ada delapan perusahaan yang sudah siap merekrut pekerja. Dan diperkirakan masih ada perusahaan tambahan sebelum pelaksanaan. Sehingga, ini bisa menjadi informasi kepada pencari kerja di bumi Anoa.

Baca Juga :  Catatan Akhir Tahun SMSI 2024: Pendidikan Berpikir Kritis Menunjang Jurnalisme Berkualitas

“Jadi bursa kerja ke luar negeri ini ada beberapa negara tujuan diantaranya Malaysia, Taiwan, Hongkong, Singapura, Arab Saudi, Kuwait, Kairo, Turkey, Qatar, Romania, Polandia dan Yordania,” jelasnya.

“Jadi job fair tahun ini bertujuan untuk menghubungkan para pencari kerja yang akan bekerja ke luar negeri dengan sejumlah Perusahaan Penempatan Pekerja Migran Indonesia (P3MI), baik di perwakilan Sultra maupun di luar Sulawesi Tenggara,” tambahnya.

Selain itu, kata Ali Haswandi, pihaknya juga akan melaksanakan rekrutmen untuk pelatihan bagi calon Pekerja Migran Indonesia khusus untuk penempatan negara tujuan Jepang. Apalagi, selama ini terkendala dengan pemahaman negara tujuan sehingga momen job fair kali ini dimanfaatkan untuk pelatihan bahasa, dan pelatihan lainnya.

“Nantinya kita akan melihat jenis pekerjaan apa yang paling dominan dan dibutuhkan. Dan kita juga sudah sampaikan ke JICA atau Badan kerjasama internasional Jepang untuk melihat dan merekrut langsung termasuk kelanjutan pelatihannya,” jelasnya.

“Dan diharapkan para pencari kerja yang bakal mengikuti Job Fair membawa CV, foto copy ijazah dan dokumen pendukung lainnya dan tidak dipungut biaya alias gratis,” pungkasnya. (RED)

Komentar