Kodim 1417 Kendari Menggelar Seminar Dan Wisata Matematika Bela Negara

Kendari, Sorot Sultra – Komando Distrik Militer (Kodim) 1417 Kendari, menyelenggarakan Seminar dan Wisata Matematika Bela Negara di lingkup Kodim 1417 Kendari, yang melibatkan para guru dan pelajar SMP serta MTs.N se Kota Kendari.

Kegiatan yang dimulai sejak Senin 04/12/2017, dan berakhir pada 5 /12/2017 ini, akan dilatih langsung oleh Bintara Tinggi Tata Usaha dan Urusan Dalam (Bati Tuud), serta Bintara Pembina Desa (Babinsa) TNI-AD.

Hal ini bertujuan untuk mengokohkan kemanunggalan TNI dan rakyat yang tidak bisa dipisahkan, sehingga penerapannya butuh ruang yang lebih luas lagi. Untuk merepresentasikan hal tersebut, Komandan Kodim (Dandim) 1417 Kendari, Melalui Seminar dan Wisata Matematika Bela Negara ini, mengajak stake holder terkait, dalam hal ini Dinas Pemuda dan Olahraga, serta Dinas Pendidikan dan Budaya, untuk melibatkan para guru dan murid se-Kota Kendari di Aula Markas Kodim 1417 Kendari.

Komandan Kodim 1417 Kendari, Letkol Kav. Eko Hermawan, S.I.P., sebagai inisiator kegiatan mengungkapkan, “Program ini adalah bentuk nyata TNI kepada masyarakat dalam mempertahankan Ibu Pertiwi dari gangguan pihak luar, yang tidak senang dengan kemajuan dan perkembangan NKRI”.

Baca Juga :  Suka Cita Mewarnai Penyambutan Danrem 143/HO Yang Baru

Eko Hermawan menambahkan, “Selain itu, kegiatan ini sebagai sarana untuk memupuk nilai kebangsaan bagi generasi muda, yang akan melanjutkan estafet pembagunan di masa yang akan datang. Oleh karena itu, diharapkan kegiatan ini bisa dijadikan rule model bagi banyak pihak”.

“Jiwa bela negara yang selama ini digalakkan cenderung monoton dan menakutkan, maka kegiatan ini kami kemas dalam bentuk yang unik dan menyenangkan, seperti mengadakan games, yang diselipkan di dalamnya dengan pengetahuan UUD 1945, nilai-nilai Pancasila, dan gotong royong sehingga diharapkan mampu menumbuhkan jiwa kepemimpinan”, ungkap Arodhi, selaku salah satu pemateri.

Ungkapan apresiasi untuk kegiatan yang diselenggarakan serentak di 28 Provinsi ini, juga disampaikan oleh salah satu guru SMP Negeri 1 Kendari, Rudin, S.Pd., M.Pd., “Banyak kelebihan dan keunikan di kegiatan ini, karena metode dan konten yang dijabarkan merupakan hal baru, sehingga kami terpacu untuk mengimplementasikan hal serupa di sekolah kami masing-masing. Harapan kami kedepannya, kegiatan seperti ini dapat dijadikan agenda rutin”.

Hal senada juga disampaikan oleh salah satu peserta bernama Arif. Ia mengatakan, “Saya sangat senang dengan kegiatan ini, karena saya bisa belajar banyak hal, seperti kerjasama, kepemimpinan, dan cinta tanah air. Saya berharap kegiatan seperti ini bisa diadakan lagi ke depannya”. (RED)

Komentar