oleh

Majelis Taklim Al-Fatih Memperkokoh Sendi Keislaman di Kota Kendari

Kendari, Sorotsultra.com-Meski baru seumur jagung, namun keberadaan Majelis Taklim Al-Fatih Dewi Bunga Poasia II, telah menambah khasanah keislaman di Kota Kendari.

Hal ini terlihat dari kekompakan pengurusnya saat melaksanakan anjangsana ke Lembaga Kesejahteraan Sosial Anak (LKSA) Panti Asuhan Al-Ikhlas Baruga pada Jumat, 22 April 2022.

Saat ditemui awak media kami di sela-sela kegiatan anjangsana dan buka puasa bersama tersebut, Ketua Majelis Taklim Al-Fatih menguraikan beberapa item kegiatan yang telah dilakukan sebelum kegiatan hari ini.

“Sejak awal puasa kami telah melakukan beberapa kegiatan diantaranya, mengadakan buka puasa di mesjid Al-Fatih, mengunjungi warga yang baru melahirkan, mengadakan lomba menghapal surat pendek, Azan dan hafalan Doa sehari-hari bagi anak-anak, serta anjangsana ke panti asuhan,” kata Wa Ode Riani.

“Kedepannya tetap kami pertahankan kegiatan seperti ini, bahkan sedapat mungkin dikembangkan, karena hal semacam ini bisa membawa kebaikan bagi orang banyak,” pungkas Wa Ode Riani.

Ketua Lembaga Kesejahteraan Sosial Anak (LKSA) yang bernaung dibawah Yayasan Panti Asuhan Al-Ikhlas Baruga, Marlin, S.H., M.H, sangat mengapresiasi kegiatan sosial dari Majelis Taklim Al-Fatih di tempatnya.

Baca Juga :  Ombudsman Sultra: Imigrasi Harus Menunda Rencana 500 WNA Tiongkok Masuk Sultra

“Saya sangat bersyukur kepada Allah subhanahu wa ta’ala, berterima kasih, dan mengapresiasi kegiatan anjangsana Majelis Taklim Al-Fatih ke tempat kami, semoga dukungan seperti ini bisa semakin menggairahkan semangat kami mengasuh anak dari kalangan fakir miskin,” ujarnya.

Yayasan yang berdiri sejak tahun 2004, berfokus pada misi membantu warga kurang mampu, termasuk pendidikannya, mulai dari tingkat Taman Kanak-kanak hingga jenjang pendidikan tinggi.

Panti asuhan yang ia pimpin, tengah mengasuh anak sebanyak 37 orang, mulai dari usia 0 hingga 18 tahun. Bahkan diantara anak asuhnya sudah mengharumkan Yayasan dengan menjuarai kejuaraan kempo tingkat nasional.

“Sebanyak 37 anak yang kami asuh dari semua strata pendidikan, dan saya merasa bangga capaian yang telah di raih anak asuh kami, sampai ditingkat nasional, ini menjadi letupan semangat untuk menyiapkan anak-anak kami agar bisa berprestasi di masa mendatang,” kata Marlin optimis.

“Saat ini kami lagi mengupayakan pembangunan mesjid dan sudah kami mulai, semoga bisa kami selesaikan secepatnya,” harapnya. (RED)

Baca Juga :  STIKES Mandala Waluya Kendari Terapkan Sistem E-Learning

Berita Terkait