oleh

Polres Kendari Maksimalkan Pencarian Pelaku Penganiayaan Anggota Tamalaki Wonua Ndolaki

Kendari, Sorotsultra.comPolres Kendari sedang memaksimalkan pencarian pelaku penganiayaan anggota Tamalaki Wonua Ndolaki (Tawon) Sultra pada Senin, 3/5/2021 dini hari di pertigaan Kampus Baru Universitas Halu Oleo, Jl. MT. Haryono, Kelurahan Lalolara, Kecamatan Kambu, Kota Kendari. Selasa, 4/5/2021.

“Saat ini kami sedang memaksimalkan untuk mencari pelaku, agar persoalan ini menjadi terang, sehingga tidak ada pihak yang merasa di rugikan dari kejadian ini,” kata Kapolres Kendari AKBP Didik Erfianto, S. I. K

Kapolres juga menghimbau kepada keluarga besar Tamalaki Wonua Ndolaki (Tawon) untuk tetap mempercayakan masalah ini kepada pihak kepolisian, sehingga proses hukum berjalan sebagaimana mestinya, dan pelaku bisa segera di tangkap untuk mempertanggungjawabkan perbuatan yang telah ia lakukan kepada anggota Tawon.

Secara terpisah Panglima Tawon Ahmad Baso mendesak pihak kepolisian untuk segera menangkap pelaku yang telah melakukan penganiayaan terhadap anggota Tamalaki Wonua Ndolaki (Tawon)

“Kami meminta kepada pihak kepolisian untuk segera menemukan pelaku, agar persoalan ini tidak berlarut-larut,” jelasnya, Senin 3/5/2021.

Baca Juga :  Reformasi Pelayanan Sim Satlantas Polres Kendari

Ahmad Baso menegaskan bahwa aksi yang mereka lakukan tidak ada kaitannya dengan persoalan suku manapun. Pihaknya hanya mencari pelaku yang telah melakukan penganiayaan terhadap anggota Tawon

Jadi kejadian ini pemicunya adalah karena rebutan lahan parkir di depan pertigaan kampus. Dimana dua orang pemuda datang dan langsung masuk di Sekretariat Tawon, karena mendapatkan informasi bahwa yang mau merebut lahan parkir tadi adalah anggota Tawon. Kedua pemuda tadi kami tidak gubris karena dalam kondisi pengaruh minuman beralkohol.

“Beberapa saat kemudian dua orang pemuda tersebut kembali mendatangi Sekretariat Tawon untuk kali kedua, dengan mengancam kami sambil mengeluarkan pernyataan bila mana anak Tawon tidak mundur maka cari tempat kita baku tabrak,” ujar Ahmad Baso. (RED)

Berita Terkait