Sekda Amir Hasan Pimpin Rapat Pendataan Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) dan Backlog Perumahan

SOROTSULTRA.com, Kendari-Dalam rangka mendukung Program Nasional 3 Juta Rumah. Pemkot Kendari melaksanakan rapat pendataan Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) dan backlog perumahan. Jumat (3/10). 

Backlog perumahan adalah kesenjangan antara jumlah rumah yang dibutuhkan masyarakat dengan jumlah rumah yang sudah terbangun. Ini adalah indikator defisit perumahan yang menunjukkan jumlah unit rumah yang perlu dibangun untuk memenuhi kebutuhan rumah tangga yang belum memiliki tempat tinggal atau menempati rumah yang tidak layak huni.

Pemerintahan Presiden Prabowo Subianto menargetkan pembangunan 3 juta unit rumah sebagai program prioritas nasional untuk mengatasi backlog perumahan yang masih mencapai 9,79 juta unit berdasarkan data Susenas BPS 2023.

Rapat ini berlangsung di Ruang Samaturu Balai Kota Kendari, Kamis (2/9) yang di pimpin langsung oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Kendari, Amir Hasan, STP., SH., M. Si,.

Dalam rapat tersebut, Amir Hasan menekankan pentingnya keakuratan data dan ketepatan sasaran penerima bantuan.                 

“Pendataan ini merupakan langkah awal dalam menetapkan rumah tangga yang berhak diusulkan untuk menerima program bantuan bedah rumah maupun program perumahan lainnya,” ungkapnya.

Baca Juga :  Basarnas Kendari Berhasil Temukan Pemuda yang Jatuh dari Jembatan Bahteramas

Melalui pendataan yang terintegrasi dan valid, Pemerintah Kota Kendari berharap program bantuan perumahan dapat benar-benar menyasar masyarakat yang membutuhkan, sehingga kualitas hunian masyarakat meningkat dan backlog perumahan di Kota Kendari berkurang secara bertahap. (RED)

Komentar