Suka Cita Mewarnai Penyambutan Danrem 143/HO Yang Baru

Kendari, Sorot Sultra – Penyambutan Komandan Komando Resimen (Danrem) 143 Halu Oleo (HO) yang baru, Kolonel Arm. Dedi Nurhadiman, S.IP, dan Ibu digelar pada halaman Markas Korem 143/HO, Kamis (7/12/2017).
 
Lulusan AKMIL Arbituren 1991 ini, pertama kali bertugas di Armed V Komando Daerah Militer (Kodam) Siliwangi, kemudian di Kodam Jaya, Kasdim Jakarta Utara, Dandim Bekasi, dan terakhir menjadi Danpusdik Intel Kodiklat AD  Ciomas, sebelum menahkodai Pimpinan tertinggi di Komando Resimen (Korem) 143/HO, Kendari.
Danrem 143/HO Beserta Jajaran
Dalam arahan perdananya di hadapan Keluarga Besar Korem 143/HO siang tadi mengatakan, “Saya ingin menegaskan,  mari kita bekerjasama dengan baik, berbuatlah yang tebaik dan ikhlas, Kita bukanlah kuli, tapi Kita sudah digaji oleh Negara, karena Kita adalah prajurit, indikatornya adalah pengabdian kepada NKRI”.
 
Selanjutnya, “Sebagai perumpamaan kita digaji 5 ribu rupiah, tapi di mata Tuhan seolah-olah kita digaji 10 ribu, maka kita akan mendapatkan nikmat kesehatan, kebahagiaan, kemudahan dari Allah SWT. Namun akan berbanding terbalik jika kita digaji 5 ribu, tapi yang kita tunaikan hanya 3 ribu rupiah, maka 2 ribunya adalah beban kita, seperti kesusahan dan hal-hal negatif lainnya yang akan kita temui”.
 
Danrem juga berpesan bahwa sebagai Prajurit akan banyak tuntutan yang dihadapi di lapangan, dan bukan hal mudah untuk dilalui. Oleh karena itu, ia mengajak pasukannya untuk senantiasa mengabdi dengan ikhlas, seakan tugas yang diemban merupakan perintah langsung dari Tuhan, bukan karena perintah atasan.
 
“Saya juga ingin berpesan kepada keluarga besar Korem 143/HO, mari kita jadikan hidup ini seperti “awang sinawang“, yang berarti orang melihat kita enak, kitapun melihat orang enak. Di samping itu, pahami tugas dan kewajiban kita agar bisa menikmati, dan bersyukur”.
 
“Saya juga berpesan kepada ibu- ibu Persit, untuk senantiasa memberikan dukungan kepada suaminya, agar dalam menjalankan tugas bisa tetap semangat, bukan sebaliknya”. 
 
Tidak lupa Ia mengingatkan bahwa, “Tahun depan merupakan tahun politik, baik itu pilkada serentak 2018, dan Pilpres 2019, maka TNI wajib netral dan ini berlaku bagi seluruh Jajaran dibawah naungan Korem 143/Halu Oleo”.
 
“Orientasi, dan koordinasi dengan pemerintah Provinsi, Kepolisian, Kejaksaan, BINDA, Komponen terkait dan Masyarakat, untuk bekerjasama dalam memajukan serta membangun Sulawesi Tenggara yang aman sejahtera, serta tetap menjalankan program Pimpinan terdahulu, sambil menyiapkan terobosan baru bagi kemaslahatan masyarakat”. Tutup Danrem 143/HO. (RED)
Baca Juga :  Tambang Tutup, Ratusan Warga di Wawonii Mengadu ke Bupati

Komentar