oleh

Pemkot Kendari Berhasil Meraih Peringkat ke Lima IPM Nasional, Melalui 4 Program Unggulan

Kendari, Sorotsultra.comPemerintah Kota Kendari berhasil meraih peringkat kelima nasional dalam pencapaian Indeks Pembangunan Manusia (IPM) tahun 2020.

Wali Kota Kendari, Sulkarnain Kadir, SE.,MM, mengatakan, pencapaian tersebut merupakan hasil kerja keras seluruh elemen di Kota Kendari.

“Alhamdulillah, semoga pencapaian ini terus bisa kita pertahankan kedepannya,” kata Sulkarnain Kamis, 29/4/2021.
 
Di mana nilai IPM Kota Kendari pada tahun 2020 sebesar 83,53 persen. Presentase tersebut meningkat 0,67 persen dari tahun sebelumnya 2019 yang hanya mencapai 82,86 persen.
 
Sulkarnain juga menyampaikan bahwa keberhasilan meningkatkan nilai presentase IPM Kota Kendari tersebut tidak lepas dari upaya Pemerintah Kota Kendari menghadirkan program unggulan yang bersentuhan langsung kepada masyarakat, meliputi program perlindungan sosial, pendidikan, kesehatan dan bantuan sosial.

“Terlebih tahun 2020 Kota Kendari diperhadapkan pada situasi Pandemi. Namun kita tetap optimis dan terus berbuat serta melakukan inovasi,” ungkap walikota ramah tersebut.

Dari 4 program unggulan yang di jalankan telah berhasil mengubah harapan hidup warga Kota Kendari semakin meningkat menjadi 73,77 tahun pada 2020, di mana tahun sebelumnya 2019 hanya 73,75 tahun.

Baca Juga :  KPK Dorong Peningkatan PAD Kota Kendari

“Angka tersebut berhasil melebihi rata-rata angka harapan hidup secara nasional. Sehingga saya sempat bercanda kalau pensiun dan ingin hidup nyaman tinggal saja di Kota Kendari,” imbuhnya.

IPM atau Human Development Index (HDI) adalah pengukuran perbandingan dari harapan hidup, melek huruf, pendidikan dan standar hidup. IPM menjelaskan bagaimana penduduk dapat mengakses hasil pembangunan dalam memperoleh pendapatan, kesehatan, pendidikan, dan sebagainya.

IPM diperkenalkan oleh Program Pembangunan Perserikatan Bangsa-Bangsa (UNDP) pada tahun 1990 dan dipublikasikan secara berkala dalam laporan tahunan Human Development Report (HDR).

IPM digunakan untuk mengklasifikasikan apakah sebuah daerah adalah daerah maju, daerah berkembang atau daerah terbelakang dan juga untuk mengukur pengaruh dari kebijakan ekonomi terhadap kualitas hidup. (RED)

Berita Terkait