oleh

Sunardi Korban Tenggelam Di Sungai Konaweha Akhirnya Berhasil Ditemukan Tim Rescue Basarnas Kendari

Konsel. Sorot Sultra – Tim Rescue Basarnas Kendari akhirnya berhasil menemukan Sunardi (30), seorang lelaki pekerja kelapa sawit, yang dilaporkan tenggelam di Sungai Konaweha, Desa Tunduno, Kecamatan Ranomeeto Barat, Kabupaten Konawe Selatan, dalam keadaan meninggal dunia. Rabu, 29/8/2018.

Tim Rescue Basarnas Kendari diterjunkan ke lokasi Tempat Kejadian Musibah (TKM) sekitar pukul 19.15 wita, yakni 5 menit setelah mendapat laporan dari Rizal, Kanit Reskrim Kepolisian Sektor (Polsek) Ranomeeto, yang menyatakan telah terjadi musibah terhadap seorang lelaki pekerja kebun kelapa sawit, ketika hendak pulang kerumah dengan cara berenang untuk menyeberangi Sungai Konaweha, karena sudah tidak mendapati sarana transportasi penyeberangan lagi.

Humas Basarnas Kendari mengatakan, “sekitar pukul 19.15 wita, setelah Kami mendapat laporan dari Bapak Rizal, Kanit Reskrim Polsek Ranomeeto, Tim Rescue Basarnas Kendari langsung diterjunkan ke TKM untuk melakukan pencarian terhadap seorang lelaki bernama Sunardi (30), yang sehari-hari berprofesi sebagai pekerja kebun kelapa sawit, dan dinyatakan tenggelam di Sungai Konaweha”.

Hingga hari ke tiga Tim Rescue Basarnas Kendari melakukan pencarian, barulah berhasil menemukan korban tenggelam tersebut, meskipun sudah dalam kondisi meninggal dunia.

Baca Juga :  Peringatan HUT TNI ke-72 di Pelataran Eks MTQ Kendari

“Nantilah pada hari ketiga pencarian, dengan senantiasa mendapat bantuan dari Pihak Polsek Ranomeeto, Pihak Koramil Ranomeeto,Pihak Perkebunan kelapa sawit, Pihak Pemerintah dan masyarakat Desa setempat, tepatnya pukul 07.45 wita, tanggal 29/8/2018, barulah Tim Kami berhasil menemukan korban, dengan jarak sekitar 2 Kilo Meter dari tempat terakhir korban terlihat, namun sudah dalam kondisi meninggal dunia”.

“Setelah dilakukan evakuasi terhadap Jasad korban, langsung diserahkan kepada Pihak keluarga untuk dikebumikan, sekaligus dinyatakan bahwa Operasi Sar terhadap korban tenggelam di Sungai Konaweha selesai dan ditutup”. Ungkap Wahyudi mengakhiri pernyataannya. (RED)

Komentar

Berita Terkait